Biografi Pahlawan Nasional Tjilik Riwut
jangan
sekali-kali melupakan sejarah, adalah sebuah pepatah yang sangat perlu
untuk kita dalami lagi makna yang terkandung didalamnya. Memang benar,
kita sekarang bisa berdiri bebas di bumi pertiwi indonesia ini adalah
berkat usaha dari para pahlawna nasional indonesia pada jaman dahulu di
masanya yang berjuang sampai tetes darah penghabisan yang terkahir untuk
kemerdekaan bumi pertiwi kita. Nah, dikesempatan kali ini, saya ingin
memberikan informasi kepada anda tentang pahlawan nasional berikutnya yakni pahlawan Tjilik riwut yang dilahirkan di kaliantan tengah pada tanggal 2 februari 1918.
Tjilik Riwut (lahir di Kasongan,
Katingan, Kalimantan Tengah, 2 Februari 1918 – meninggal di Rumah Sakit
Suaka Insan, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, 17 Agustus 1987 pada
umur 69 tahun) adalah salah satu pahlawan nasional Indonesia dan
Gubernur Kalimantan Tengah. Tjilik Riwut adalah salah satu putera Dayak
yang menjadi KNIP. Waktu itu Pemerintah RI masih di Yogyakarta dan
pangkat Tjilik Riwut adalah Mayor TNI. Tjilik Riwut adalah salah seorang
yang cukup berjasa bagi masuknya pulau Kalimantan ke pangkuan Republik
Indonesia. Sebagai tentara, pengalaman perangnya meliputi sebagian besar
pulau Kalimantan dan Jawa. Setelah perang usai, Tjilik Riwut aktif di
pemerintahan. Tjilik Riwut telah menulis sejumlah buku mengenai
Kalimantan: Makanan Dayak (1948), Sejarah Kalimantan (1952), Maneser
Panatau Tatu Hiang (1965,stensilan, dalam bahasa Dayak Ngaju),
Kalimantan Membangun (1979).
Tjilik Riwut adalah salah seorang yang
cukup berjasa bagi masuknya pulau Kalimantan ke pangkuan Republik
Indonesia. Sebagai seorang putera Dayak ia telah mewakili 142 suku Dayak
pedalaman Kalimantan bersumpah setia kepada Pemerintah RI secara adat
dihadapan Presiden Sukarno di Gedung Agung Yogyakarta, 17 Desember 1946.






0 komentar:
Posting Komentar